Ahli telegram Muhlis Yahya menyampaikan, jika foto yang sedang heboh tersebut adalah foto trending yang dibuat viral publik. Sedangkan foto yang dibuat trending merupakan foto yang diplesetkan alias diedit.
"Coba kalau diperhatikan, foto itu jelas banyak cercaan alias hasil editan," kata Muhlis, Sabtu (30/5/2020).
Baca Juga:10 Tahun Rangkap Jabatan, Guru Sertifikasi di Pamekasan Tak Ditindak meski Sudah Dilaporkan!
Meski demikian, Muhlis tidak menampik dengan misi hadirnya foto tersebut yang dibuat viral. Bagi dia, besar kemungkinan ada sekelompok yang merasa terhibur dengan hadirnya Saum, atau justru sebaliknya hanya foto yang dibuat-buat untuk memupuk ketokohan pemuda. (mp/red/rul)