Menurut Kepala Desa Kramat Tlanakan, Roby Sugara Truk pembawa elpiji melaju dari barat mau mendahului kendaraan di depannya sehingga berpapasan dengan mobil taksi. Sehingga menyebabkan truk oleng dan menabrak rumah warga.

"Truk itu mendahului kendaraan yang lain, karena nutut, maka oleng dan menanbrak rumah warga,"Jelas Roby Sugara, saat di konfirmasi melalu saluran telepon.

Kerugian material dalam insiden tersebut, lanjut Sugara, ditaksir sekitar dua puluh jutaan.

"Taksiran kerugian material sekitar 20 jutaan," tandasnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Pamekasan AKP Didik Sugiarto, menjelasakan truk elpiji yang dikemudikan oleh Fathor Hasan (37) warga Jl. Trunojoyo No.191, Pamekasan, seruduk sebuah rumah lantaran jalanan yang licin usai diguyur hujan.