Ketika dicari hanya ditemukan cuciannya saja di pinggir sungai. Maka keluarganya pun langsung meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pencarian, dan dugaan awal kedua korban hanyut ke sungai.

“Selanjutnya, warga pun mulai melakukan pencarian dengan cara menyusuri sungai menggunakan peralatan sederhana,”tambahnya.

Kondisi aliran sungai yang cukup deras membuat proses pencarian cukup sulit, hingga dini hari masih belum menemukan tanda-tanda keberadaan Mardiyeh. Sehingga pencarian dilanjutkan keesokan harinya dengan melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai tersebut.

“Akhirnya tubuh Mardiyeh ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, yang berjarak sekitar 7 kilo meter dari lokasi dimana Mardiyeh mencuci baju,”Bebernya.