Oleh sebab itu, kepala desa Terosan Bg. Slamet riyadi, menginstruksikan kepada semua perangkat desa agar penyaluran BLT Dana Desa tepat sasaran dan diberikan kepada masyarakat yang benar membutuhkan serta tidak tumpang tindih dengan bantuan lain seperti PKH dan BPNT yg sudah di terima oleh masyarakat.
Apabila terjadi tumpang tindih, maka penerima bantuan akan diberi pilihan memilih BLT DD atau bantuan yg lain. karena BLT DD inilah satu satunya bantuan yang bisa di kelola oleh pemerintah desa, beda dengan PKH dan BPNT yang tidak ada campur tangan pemerintah desa sama sekali sehingga banyak yang tidak tepat sasaran.
"Dengan adanya BLT-DD ini kami mengupayakan masyarakat miskin di Desa Terosan mendapatkan bantuan,” imbuhnya.
Selain itu, Kepala Desa Terosan berusaha agar semua masyarakatnya mendapatkan bantuan dari Pemerintah terutama bagi masyarakat yang belum mendapatkan bantuan sama sekali. Seperti yang dijelaskan oleh Bg. Slamet riyadi kepada media.