Dari data angka kehamilan tersebut, kata Agus, satu orang masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP).
“Yang ODP ini telah melakukan pemeriksaan di Puskesmas terdekat,” kata dia.
Baca Juga:Bikin Kaget ! Polres Sumenep Nyatakan tak Bisa Ayomi Masyarakat Soal Sosialisasi Tilang Elektronik
Dia memprediksi, angka ibu hamil lebih dari jumlah tersebut. Sebab, sebagian ibu-ibu ada yang tidak memeriksakan kandungannya ke petugas medis karena situasi covid-19.
Naiknya angka Bumil di Sumenep belum bisa dikaitkan apakah pengaruh dari imbauan untuk #DirumahAja atau bukan.