Dari data angka kehamilan tersebut, kata Agus, satu orang masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP).

“Yang ODP ini telah melakukan pemeriksaan di Puskesmas terdekat,” kata dia.

Dia memprediksi, angka ibu hamil lebih dari jumlah tersebut. Sebab, sebagian ibu-ibu ada yang tidak memeriksakan kandungannya ke petugas medis karena situasi covid-19.

Naiknya angka Bumil di Sumenep belum bisa dikaitkan apakah pengaruh dari imbauan untuk #DirumahAja atau bukan.