Terkait anggaran per pasien positif covid-19, Humas RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Arman Endika, mengatakan bahwa belum bisa mendefinisikan berapa anggaran perorangannya.

"Yang jelas kami tidak bisa melihat anggaran perorangan. Iya kalau Orang Tanpa Gejala (OTG), kalau tidak ?, dalam ilmu medis itu nggak bisa disama ratakan, tergantung dari masing-masing orang," katanya, Selasa (12/5).

Dia menerangkan, apabila anggaran penanganan covid-19 itu menyesuaikan dari kondisi yang ada. Meski begitu, pihaknya tidak menjelaskan secara merinci.

"Jadi untuk anggaran kita menyesuaikan, ya untuk ruang isolasi beda, Alat Pelindung Diri (APD) juga beda, jadi nggak sama. Tentunya memang ada perbedaan dari mereka yang positif dan tidak. Tentu dalam hal pelayanan dan anggarannya," pungkasnya. (mp/al/rul)