Lebih lanjut Siddik yang juga sebagai Dosen disalah satu kampus di Pamekasan tersebut berharap agar seluruh Kepala Desa transparan dan selektif dalam melakukan pendataan.
"Kades harus transparan dan tepat sasaran, karena ini menyangkut kehidupan masyarakat yang ikut merasakan dampak dari pandemi Covid-19," tuturnya.
Selaku pegiat anti korupsi, Ia juga mengaku sudah banyak menerima keluhan masyarakat terkait realisasi BLT Dana Desa.
"Jangan sampai ada pembodohan terhadap masyarakat, karena BLT ini penuh dengan manipulatif, jangan sampai ada kata uang administrasi dan sebagainya,” tutup pemuda Sokobanah tersebut. (Mp/ron/lam)