Menurut keterangan istri Imam Tohid pada polisi, dia menjelaskan, apabila suaminya telah lama menderita riwayat penyakit paru-paru, kurang lebih sekitar 5 tahunan, dan sering muntah-muntah darah sebelumnya.
Sayangnga, saat korban ingin dibawa ke rumah sakit oleh istri dengan bantuan warga setempat tak sempat tertolong, akhirnya Pasangan Suami Istri (Pasutri) Imam Tohid tersebut meninggal dunia ditempat.
"Sebelumnya korban bersama Istrinya mendapat pertolongan dan mau dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep, namun sayang korban sudah meninggal dunai," paparnya.
Atas kejadian itu, sang istri hanya bisa pasrah dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dari tuhan. Istri korban juga menolak untuk dilakukan visum serta diproses sesuai prosedur huku.