PAMEKASAN, MaduraPost - Bergulirnya program Dana Desa (DD) sejak tahun 2015 sebagai upaya pemerintah untuk memberikan kemudahan kepada setiap desa dalam membuat sebuah program yang bersifat prioritas.
Namun tidak sedikit kepala desa menggunakan program Dana Desa untuk hal yang kurang bermanfaat, sehingga program yang harus diprioritaskan menjadi terbengkalai.
Seperti halnya yang terjadi di Desa Ambat Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan. Masyarakat mengeluhkan Jalan Poros Desa yang belum disentuh oleh program Dana Desa atau Alokasi Dana Desa.
Jalan Poros Desa tersebut, seharusnya menjadi program prioritas dalam Pembangunan yang diambil dari Program Dana Desa, Namun faktanya, Jalan tersebut tetap becek dan berlumpur.
MA (Inisial) Salah satu warga setempat mengeluh dengan kondisi jalan tersebut, Apalagi kondisi musim hujan.