"Jembatan itu merupakan penghubung dua desa, jika dibiarkan ksihan warga yang ingin bepergian, bahkan akan mengganggu jalannya ekonomi masyarakat dua desa tersebut," ujarnya terhadap tim MaduraPost Bangkalan.
Lelaki asal Katol Barat itu juga menambahkan, bahwa jalanerupaka tombak ekonomi, jika jalannya bagus maka masyarakat akan lebih mudah dalam melakukan aktifitas dalam memenuhi kebutuhan setiap harinya.
"Ini merupakan bentuk konkrit saya terhadap masyarakat khususnya Banyunning Laok yang sudah mempercayakan saya untuk mewakili mereka menjadi Bangkalan" class="inline-tag-link">DPRD Bangkalan, maka sekarang saatnya saya memberikan konsribusi nyata terhadap rakyat di dapil saya," pungkasnya. (mp/sur/rul)