Sedangkan menurut keterangan Kepala Humas RSUD Syarifah Ambami, Aziz mengungkapkan, bahwa bayi perempuan tersebut diantarkan ke RSUD oleh perempuan yang mengaku bibinya.
"Bayi itu diantarkan ke RSUD pada tanggal 30 Desember lalu oleh seorang perempuan, tak lama kemudian, perempuan tersebut langsung meninggalkannya begitu saja," terangnya.
Hingga saat ini pihak RSUD Bangkalan terus melakukn pengobatan semaksimal mungkin untuk kesehatan bayi malang itu.
"Meskipun terkendala alat medis, Pengobatan terbaik untuk bayi perempuan tersebut tetap kami berikan" Imbuhnya