Manurut Fajar, program pembangunan wahana bermain di lokasi wisata Hutan Kera Nepa sudah direncanakan sejak 2018 lalu, Namun, rencana tersebut tidak bisa terlaksana lantaran saat itu dana PIK Banyuates minim.
"Program yang kami rencanakan ini sesuai dengan konsep pengembangan wisata yang dimiliki Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang," katanya.
Pembangunan wahana Out Bond dan permainan air di wisata tersebut menyesuaikan dengan venue yang ada. Yakni pemandangan Hutan alam dan pantai yang eksotis. Tujuannya wisata itu bisa semakin menarik dikunjungi wisatawan.
Selain penambahan fasilitas bermain. Lanjut Fajar, pemkab juga akan memasang 20 titik lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang akses masuk menuju lokasi wisata.