SAMPANG, MaduraPost - Keseriusan Pemerintah kabupaten (Pemkab) Sampang dalam menyerap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019 perlu dipertanyakan. Pasalnya, serapan anggaran tahun lalu masih menyisahkan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) sebesar Rp151 miliar.
Kepala Badan Pendapantan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Sampang Saryono membenarkan jika APBD tahun 2019 masih menyisahkan SILPA Rp 151 miliar.
Tingginya SILPA tahun lalu disebabkan karena dana untuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak terserap 100 persen.
Meski demikian, pihaknya tidak bisa merinci besaran anggaran yang tersisa di tiga program tersebut.
"Kalau anggaran untuk program fisik terserap dan terealisasi secara keseluruhan," ujar Saryono dihubungi melalui sambungan telpon seluler, Sabtu (4/1/2020).