PAMEKASAN, madurapost.co.id/">Madurapost - Panwascam Waru tidak terima dengan dugaan penganiayaan yang menimpanya. Atas dasar itu, penyelenggara pemilu ini kemudian melakukan pelaporan ke pihak penegak hukum.
Petugas Panwascam tersebut menimpa Mohammad Tohiruddin. Kemudian dugaan yang melakukan penganiayaan adalah calag Partai Demokrat Samhari.
Tohir saat dihubungi Madurapost mengakui bahwa dirinya telah menerima ancaman fisik dari caleg Samhari. Tohir bersama rekan kerjanya tengah melakukan penertiban APK di jalan raya tepatnya di sisi RSUD Waru.
Pada saat diklarifikasi lebih dalam, mulanya Tohir enggan membuka siapa caleg yang melakukan penganiayaan. Alasannya terlebih dahulu mau melakukan rembuk forum. Namun seling beberapa waktu kemudian, ternyata Tohir resmi memolisikan Samhari.
Berita Terbaru
Sekda Sumenep Ajak ASN Beralih ke New JConnect, Bank Jatim Perkuat Layanan Digital
Yoga Outdoor di Myze Hotel Sumenep, Puluhan Peserta Nikmati Harmoni Pagi di Tepi Kolam
Pengakuan Saksi Berbeda, BRI Sumenep Tersudut di Persidangan