"Ini menjadi PR," singkatny,
Lanjut dirinya, kedepan tidak lagi menjual garam dengan pola gelondongan, tapi sudah mulai pakai paketan kiloan tapi dengan merk.
"Satu bulan kedepan dalam pelatihan akan mengundang dari lembaga yang menertibkan SNI dan juga BPOM. Jadi agar semua memenuhi syarat kesehatan, kuwalitas, dan sebagainya. Sehingga nanti kalau dipasarkan memenuhi syarat standart yang berlaku," jelasnya.
Waluyo berharap kedepan kita bisa memenuhi kebutuhan sendiri Negara ini. Dan dari sejak dulu Madura sudah dikenal dengan sebutan (Pulau Garam).