"Dimenejemin kami tidak ada yang namanya pungutan liar seperti itu. Toh kalau seumpamanya ada dan kami ketahui, ya kami akan marahi," kilahnya.
Ari Susanto juga mengatakan, bahwa pihaknya selama ini ingin menaikkan omzet, tapi tidak dengan cara seperti itu.
Baca Juga:Inspiratif! SDT2Q Insan Permata Mulia Sumenep Gelar Maulid Nabi dan Parenting Skill Ala Rasulullah
"Semuanya sama begitu, cuman intinya pungutan itu secara paksa atau tidak. Ya kalau pembeli memberikannya secara suka rela ya kan terserah pembeli. Akan tetapi kalau secara di paksa kami akan tindak," pungkasnya.(mp/nir/zul)