Imron Rosyadi selaku Ketua DPRD Bangkalan menanggapi tuduhan dari aktivis PMII Cabang Bangkalan bahwa DPRD tidak bekerja sangatlah subjektif.

Ketua DPRD itu mengklaim mulai dari tahun 2015 sampai tahun 2019 ini pihaknya sudah menghasilkan 40 Perda. Sampai saat ini (2019) sudah hampir 40 perda yang dihasilkan, sampai 2018 saja sudah 36 perda yang ditetapkan.

Berkenaan dengan budgeting (penganggaran), Imron mengatakan, Kabupaten Bangkalan tidak pernah bermasalah dengan proses penggaran. Namun hanya pada tahun 2017 saja yang mengalami keterlambatan.

"2017 itu bermasalah karena pihak eksekutif tidak menyampaikan kepada DPRD sampai batas terakhir yang ditentukan," tandasnya.

Menanggapi Pokir yang dikatakan bocor oleh pendemo sebanyak 75 miliar, Imron mempertanyakan Pokir yang bocor itu disebelah mana.