Pendemo menyampaikan selama 4 tahun 5 bulan DPRD Bangkalan hanya menghasilkan 28 Perda dengan 16 perda inisiatif dan 12 perda eksekutif. Rinciannya pada tahun 2015 DPRD Bangkalan menghasilkan 3 Perda, tahun 2016 4 Perda, tahun 2017 13 Perda, tahun 2018 menghasilkan 5 Perda.
"Dari 16 perda inisiatif ini 4 diantaranya dari Bapemperda, sisanya perda eksekutif," kata Baijuri Alwi saat orasi.
Minimnya Perda yang dikeluarkan dapat dinilai produktivitas kinerja DPRD Bangkalan sangat rendah. DPRD selalu molor saat memberikan persetujuan anggaran, terkesan banyak kepentingan pribadi.
"Banyak Pokir (Pokok pikiran) yang bocor sebanyak 75 Miliar," tambahnya.