“Saya meminta kepada pihak kejaksaan untuk mengaudit uang DD maupun ADD yang masuk ke Desa Patarongan,” imbuh Imron.
Di hubungi terpisah melalui dua Nomor telepon selulernya Kades PataronganSubaidi Nomornya susah di hubungi dan via Short Massage Service (SMS) juga tidak di balas. (mp/ron/zul)