“Kami masyarakat hanya meminta Kades dan perangkatnya agar segera memperbaik jalan tersebut,karena bagaimanapun infrastruktur jalan sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” ungkap WH.


Sementara itu tokoh pemuda Patarongan Moh Imron juga sangat geram dengan Kepala Desanya yang dinilai tidak pro rakyat.


“Sudah hampir 5 tahun jalan ini tidak tersentuh aspal sama sekali dan di dusun yang lain juga banyak yang rusak mas,padahal Dana Desa yang di kucurkan penerintah tiap tahunnya mencapai 800 juta rupiah,lalu di kemanain uang sebanyak itu?,” tanya Imron.


Imron juga berharap pemerintah dan pihak terkait ikut berperan aktif dalam penyerapan anggaran DDataupun ADD.