"Emang jalan tanggungan siapa, lah wong saya naik mobil dan sepeda motor saya bayar pajak, lalu kemana pajak itu dipergunaka," tanya salah seorang warga yang enggan disebut namanya.

Sementara itu, Kepala Desa Sokobanah Laok, Indra Kusuma Iswadi menyampaikan, bahwa jalan tersebut dari pemilik tanah disuruh diberikan batu ke pihak pemilik mesin batu dan pemilik Bego supaya bisa dilintasi mobil damk truck tapi tetap abaikan.

"Sementara jalan tersebut fokos mobil pribadi yang bisa melintasi. Jalan tersebut tidak ada unsur politik sama sekali," pungkasnya. (mp/man/zul)