"kamu tidak tahu ya dek kalau disini itu banjir, itu penyebab utamanya," alibi Kepala Desa Kodik.


Seolah lempar tanggung jawab terkait tekhnik membangun yang sempat diduga LSM PRIMA ( Peran Rakyat Indonesia Mengawasi Anggaran ) tidak sesuai dengan spesifikasi, Kepala Desa Kodik menyarankan agar koordinasikan langsung dengan Kepala Desa Mapper Kecamatan Proppo Pamekasan.


"biar lebih jelas besok pagi langsung temui Kepala Desa Mapper dek," tambahnya.


Sedangkan dilain sesi wawancara terkait langkah yang akan diambil oleh LSM PRIMA, Slamet tetap akan melaporkan kejanggalan proyek tersebut kepada instansi audit.