Faris Reza Malik dari Aktivis Projo menyayangkan terbitnya surat edaran tersebut. Lantara tidak sedikit guru banyak mengeluh. Terlebih di hari Senin hingga Kamis.
"Jadi saya sebagai aktivis Banyuates menyerap aspirasi guru khususnya di Banyuates itu semua merasa resah apalagi pulangnya sampai siang," kata Faris Reza.
Sementara guru yang hendak pulang pukul 10.00 WIB tidak bisa, lantaran ada finger print. "Kasihan guru karena rata-rata mereka dari kota," tuturnya.(Mp/man/Rul)