Sementara Amiruddin selaku anggota LSM MADAS ( MAsyarakat Cerdas ) sangat menyayangkan pekerjaan yang menelan anggaran pemerintah sebesar Rp 92.141.300 ini.


"ini dananya cukup besar namun kenapa bisa ambruk seperti ini. Saya sanksi kalau pekerjaan ini dikerjakan sesuai spesifikasi dan memakai bahan sesuai SPJ yang sudah disetorkan," pendapatnnya.


"kalau saya lihat sekilas dari sample adonan yang mengering ini berwarna putih kekuningan. Bukankah seharusnya kalau memakai pasir hitam ( pasir jawa ) maka adonan yang mengering berwarna gelap," tambahnya.


"pekerjaan ini sangat pas untuk dijadikan sample laporan ke Inspektorat Pamekasan dan BPK Provinsi Jawa Timur," pungkasnya.


Sampai berita di publish Kepala Desa Kertagenah Tengah tidak bisa dihubungi ataupun ditemui. (mp/chn/zul)