Seperti Rasyid yang menyatakan kekecewaan dan kecurigaannya terhadap kepanitiaan pilkades di Dasok.


"kalau masalah kerugian, saya jelas merasa rugi baik secara financial maupun moral. Pasalnya pembiayaan berkas selama mengikuti pemilihan kepala Desa ini seperti terbuang percuma dengan ketidakpastian pihak panitia. Kemudian dari moral saya juga lebih merasa rugi," ujarnya.


"kalau ketua BPD beralibi bahwa 7 bacakades kurang lengkap persyaratannya, kenapa tidak jauh jauh hari sebelum penetapan tersebut ke 7 bacakades dipanggil dan diintrupsikan melengkapi dokumen sebagai calon kepala desa," imbuhnya.


Sedangkan dilain tempat bacakades Abdus Salam Bartim atau sering disebut Abdus Marhaen berkomentar tak jauh beda dengan bacakades Rasyid.