Dirinya mengatakan, dalam pelatihan tersebut terdapat beberapa cara yang dipersiapkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan dalam mencetak calon wirausaha baru.


"Diantaranya meliput pelatihan sumberdaya, bantuan peralatan, memperkecil bunga pinjaman dari 6 persen menjadi 1 persen sedangkan 5 persennya akan ditanggung Pemkab, mempersiapkan pasar dan menjaga atmosfer cara berpikirnya untuk tetap jadi pengusaha," katanya.


Hal tersebut dilakukan untuk mendorong bagaimana program Sapu Tangan Biru ini yang secara teknis diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja bisa betul-betul terlaksana.