SUMENEP, MaduraPost - Program Simpanan Pelajar (SIMPEL) milik PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) terus menunjukkan perkembangan di wilayah kepulauan.
Produk tabungan yang dirancang untuk membangun budaya menabung sekaligus meningkatkan literasi keuangan sejak usia dini itu kini mencatat pertumbuhan menggembirakan di Kecamatan Arjasa, Kepulauan Kangean.
Hingga April 2026, nilai simpanan pelajar yang berhasil dihimpun melalui program tersebut di kawasan Kangean telah mencapai sekitar Rp500 juta.
Capaian itu menjadi indikator meningkatnya kesadaran siswa dan sekolah terhadap pentingnya pengelolaan keuangan sejak dini.
Kepala Cabang BPRS Bhakti Sumekar Arjasa, Rahmat Hidayat, menyebut keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi yang terbangun bersama sejumlah lembaga pendidikan di wilayah Kangean. Menurutnya, jumlah sekolah yang bergabung dalam program SIMPEL terus bertambah.
"Progresnya banyak. Sudah ada beberapa sekolah yang bekerja sama dengan kami dalam program SIMPEL," ujar Rahmat, Kamis (2/7).
Ia menerangkan, pelaksanaan SIMPEL dilakukan melalui dua mekanisme, yakni secara kolektif maupun perorangan.
Untuk sistem kolektif, sekolah berperan mengoordinasikan tabungan para siswa, sementara petugas BPRS Bhakti Sumekar datang secara berkala untuk mengambil setoran.
"Kolektif berdasarkan jarak, kami jemput setiap minggu di sekolah, difasilitasi oleh pihak sekolah," katanya.