SUMENEP, MaduraPost - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, berlangsung meriah. Ribuan warga memadati halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jumat (8/5/2026), untuk mengikuti kegiatan jalan sehat yang digelar Dinas Pendidikan (Disdik) setempat.
Sejak pagi, area halaman Pemkab dipenuhi guru, pelajar, hingga masyarakat umum yang hadir dengan penuh semangat. Kegiatan tahunan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus ajang memperkuat kebersamaan dalam momentum Hardiknas.
Jalan sehat secara resmi dilepas Wakil Bupati (Wabup) Sumenep Imam Hasyim bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Agus Dwi Saputra, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Moh. Iksan, jajaran pimpinan OPD, serta unsur Forkopimda.
Sebelum peserta diberangkatkan, prosesi pelepasan burung merpati dilakukan sebagai simbol persatuan, optimisme, dan cita-cita memajukan pendidikan di Kota Keris. Momen itu sontak menyita perhatian ribuan peserta yang memadati lokasi.
Tak hanya bernuansa seremonial, kegiatan juga diisi penandatanganan fakta integritas oleh Wakil Bupati, Sekda, serta perwakilan Forkopimda.
Penandatanganan tersebut menjadi penegasan komitmen bersama dalam membangun tata kelola pemerintahan dan pendidikan yang bersih, terbuka, dan berintegritas.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sumenep Imam Hasyim mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat. Ia menilai, jalan sehat bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan wahana mempererat relasi sosial di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, pada momentum Hardiknas ini kita bisa melaksanakan jalan sehat bersama masyarakat. Ini kegiatan yang sangat positif karena mengajak masyarakat Sumenep untuk hidup sehat, bugar dan penuh semangat,” kata Wabup Imam disambut tepuk tangan peserta, Jumat (8/5) pagi.
Menurutnya, kondisi fisik yang prima menjadi fondasi penting dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus produktivitas masyarakat.
“Jalan sehat ini membuat orang sehat menjadi lebih sehat. Kami berharap kegiatan seperti ini tidak hanya diikuti guru dan siswa, tetapi seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga kesehatan,” katanya.
Ia juga mengingatkan peserta untuk menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.
“Yang paling penting tetap tertib, menjaga keamanan dan mengikuti kegiatan dengan baik supaya semuanya berjalan lancar dan masyarakat merasa nyaman,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Disdik Sumenep, Moh. Iksan, menyampaikan bahwa Hardiknas tahun ini sengaja dikemas lebih inklusif agar seluruh elemen masyarakat dapat terlibat.
Menurutnya, pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga tanggung jawab bersama.
“Kami ingin Hardiknas ini menjadi momentum kebersamaan. Pendidikan tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami mengajak semua pihak untuk terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan di Sumenep,” ujar Iksan.
Suasana kian semarak saat panitia mengumumkan beragam hadiah yang telah disiapkan, mulai dari sepeda motor listrik hingga aneka door prize lainnya. Antusiasme peserta terlihat saat menanti momen pengundian di penghujung acara.
“Hadiah sudah banyak disiapkan panitia. Silakan direbut hadiahnya dan tetap semangat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan,” tutup Imam Hasyim yang langsung disambut sorak gembira peserta.
Peringatan Hardiknas 2026 ini menjadi penanda kuatnya sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun budaya hidup sehat sekaligus memperkuat komitmen terhadap kemajuan pendidikan di Kabupaten Sumenep.***