Oknum Kadus di Desa Tlonto Raja Pasean Diduga Lakukan Pungli Bansos

  • Bagikan
Ilustrasi Google

PAMEKASAN, MaduraPost – Demi meringankan beban warga disaat masa pandemi Covid-19, pemerintah pusat gelontarkan Bantuan Sosial (Bansos) bagi warga yang berhak menerima secara cuma-cuma

Namun Hal ini berbeda dengan apa yang dilakukan oleh oknum Kepala Dusun (Kadus) di Desa Tlonto Raja, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, dia diduga melakukan pungutan liar (Pungli) saat membagikan bantuan sosial bagi warga

BACA JUGA :  Presiden Jokowi Akan Bagikan 3.000 Sertifikat Tanah di Gresik

“Saat pembagian beras 10 kg kami dimintai uang 10 Ribu dengan dalih uang transport,” tutur warga setempat yang tidak mau disebutkan namanya

Diketahui beras tersebut adalah Bansos tambahan dari Penerima Kelurga harapan (PKH) yang di distribusikan serentak pada hari Minggu (08/08/2021) kemarin

Bakir, Salah seorang pendamping PKH di Desa Tlonto Raja saat dihubungi MaduraPost membenarkan bahwa beras tersebut diperuntukan bagi warga yang sudah terdata sebagai penerima PKH, namun terkait masalah pungutan 10 Ribu yang diduga dilakukan oknum kades dia tegaskan tidak mengetahui

BACA JUGA :  Bupati Pamekasan Tandatangani Peresmian Kantor IPSAL

“Beras tersebut dari bulog serah terima ke pendamping PKH di rumah Kades, selanjutnya pendamping PKH serah terima ke masing masing Kadus dan terkait dugaan ada pungli mohon maaf saya tidak tau apa-apa,” Katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon selulernya, Kamis (10/08/2021)

Sementara itu Zaiful Bahri, Kepala Desa Tlonto Raja saat dihubungi oleh reporter MaduraPost melalui sambungan telepon seluler tidak diangkat dan dihubungi lewat WhatsApp (WA) tidak dibalas

  • Bagikan