Nurul Kamil Maju di Muscab IKA PMII Sumenep, Visi ‘Kader Harus Kenyang’

  • Bagikan

SUMENEP, MaduraPost – Pagelaran Musyawarah Cabang (Muscab) IV Pengurus Cabang Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indomesia (PC IKA PMII) Kabupaten Sumenep Madura, Jawa Timur, sebentar lagi akan terlaksana.

Muscab IV PC IKA PMII Sumenep ini tepatnya akan dilaksanakan pada tanggal 17 Januari 2021 mendatang, bertempat di Hotel Utami, Jalan Raya Trunojoyo, Kecamatan Kota-Sumenep.

Sontak, sudah mulai banyak nama-nama yang bermunculan untuk mencalonkan diri sebagai ketua umum (Ketum) IKA PMII Sumenep itu. Salah satunya, Nurul Kamil (45).

Pria kelahiran 1975 ini, memantapkan diri mencalonkan dirinya dengan komitmen tinggi dan visi yang cukup unik, yaitu “Kader Harus Kenyang”. Bukan tanpa alasan, Kamil sapaan akrabnya, mengatakan pada media ini bahwa visi tersebut dibawanya demi bisa memaksimalkan pendistribusian kader sesuai dengan kapasitas dan kualitasnya.

“Jika nantinya saya mempunyai takdir memimpin IKA PMII Sumenep, kader harus didistribusikan sesuai dengan bakat dengan kemampuannya,” ungkap pria asli kelahiran Sumenep itu, Rabu (13/1).

BACA JUGA :  Nizar Zahro, Selamat dan Sukses Pekan Ngaji 5 PP Mambaul Ulum Bata Bata

Disamping itu, jika nanti dirinya terpilih menjadi ketua IKA PMII Sumenep, pihaknya berjanji, segala kegiatan yang berhubungan dengan PMII akan menjadi tanggung jawab IKA dari segala keperluan yang ada.

“Jadi semua alumni, khususnya alumni yang sudah sukses di bidangnya masing-masing wajib mengayomi semua kader, baik dari moral dan finansialnya,” tutur Kamil.

Kamil melihat, ada tekanan yang berbeda ketika IKA yang menjebatani langsung kepada para alumni terkait kebutuhan kegiatan ke-PMII-an dan kader.

“Jadi, nantinya jika saya dipercaya jadi ketua IKA PMII, saya akan berfokus pada itu. Artinya kader harus kenyang,” ucap dia.

Disisi lain, kesetaraan gender juga menjadi keinginannya untuk sukses menjadi seorang alumni. Misalnya saja, Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Kopri), Kamil berkomitmen tidak akan membeda-bedakan antara kader laki-laki dan perempuan.

“Artinya kader putra maupun putri akan tetap mendapat posisi yang sama, dalam hal pendistribusian kader. Karena sudah tidak ada lagi perbedaan, dalam hal pekerjaan kader putra dan putri mempunyai posisi yang sama, terlebih akan beda kawalannya ketika sudah dikawal oleh organisasi,” tegas mantan dosen Universitas Islam Malang (Unisma) ini.

BACA JUGA :  Karena Depresi, Gadis di Sumenep Mengakhiri Hidupnya Dengan Loncat ke Sungai

Terpisah, Ketua PAC PMII Gilgenting, Sahiruddin, menyampaikan dukungannya kepada Nurul Kamil. Bahkan, pihaknya akan mendukung secara penuh dan moral terhadap pencalonan Nurul Kamil di Muscab IV IKA PMII Sumenep itu.

“Karena beliau (Nurul Kamil, red) selalu memikirkan kader, kemudian program-programnya selalu melibatkan kader,” terangnya, saat dikonfirmasi melalui sambungan selularnya.

Dirinya juga siap, jika pengurus PAC PMII Giligeting akan mendukung penuh Nurul Kamil, dan berharap terpilih sebagai Ketua PC IKA PMII Sumenep periode 2021-2024.

Berikut profil lengkap Nurul Kamil SE, MH :

Lahir di Sumenep pada tanggal 8 April 1975. Kamil menempuh pendidikan tinggi di Universitas Merdeka (Unmer) Malang. Dia mengikuti pengkaderan PMII yaitu Pelatihan Kader Dasar (PKD) pada tahun 1993 di Bangil, Pasuruan.

BACA JUGA :  Budi Sasongko Dikabarkan Akan Dipanggil Polres Sumenep Soal Ini

Selama masih duduk di bangku kuliah, aktif sebagai aktivis 98 di Badan Pelaksana Senat Mahasiswa Perguruan Tinggi (SMPT) Unmer Malang, aktif di lembaga Specialist pemberdayaan masyarakat dari tahun 1999 di berbagai wilayah. Seperti Malang, Pasuruan, Batu, dan Banyuwangi. Jabatan terakhirnya sebagai koordinator Kota se-Wilayah Madura.

Kamil juga pernah menjadi mantan dosen STIS Nurud Dhalam Kecamatan Ganding. Dia juga menjadi narasumber diberbagai bidang pemberdayaan masyarakat dan kewirausahaan, sebagai motivator dengan kompetensi dari Badan Nasional Sertifikaai Profesi (BNSP). Tidak hanya itu, pihaknya juga aktif di bidang sosial, tepatnya di yayasan Al-Bajigur, Divisi Abak Yatim. Kemudian, sebagai penasehat di keluarga besar Ruqyah Aswaja, serta sebagai Ketua pembina di Rumah Motivasi Cahaya Indonesia.

Terakhir, saat ini pihaknya menjadi pengusaha muda sebagai founder Yudewi Event Orgabizer, di Kabupaten Sumenep. (Mp/al/rul)

  • Bagikan