CV. Firman Jaya Diduga Kerjakan Proyek Hotmix Rekkerrek – Banyupelle tak Sesuai RAB

  • Bagikan
Bagian lokasi proyek peningkatan jalan Rekkerrek - Banyupelle saat diberikan hamparan aspal cair dan papan informasi (Mohammad Munir)

PAMEKASAN, MaduraPost – Pelaksanaan Proyek Hot Mix pada kegiatan Pemeliharaan Berkala Jalan Rekkerrek – Banyupelle, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, diduga dikerjakan asal hasil dan tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB).

Realisasi proyek dibawah leading sektor dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pamekasan tersebut banyak dikeluhkan warga setempat.

Lantaran, proyek yang dilaksanakan oleh CV. FIRMAN JAYA itu mengerjakannya tidak sesuai dengan target atau titik lokasi yang diinginkan oleh warga setempat, yakni mengerjakannya tidak sampai ujung jalan yang jaraknta hanya kurang 100 meter.

BACA JUGA :  Budi Sasongko Dikabarkan Akan Dipanggil Polres Sumenep Soal Ini

“Intinya proyek ini tidak diharapkan oleh warga sekitar. Karena panjang yang diperbaikinya tidak sampai ke ujung jalan ini, dipotong-potong,” kata Ahmad (warga setempat) saat ditemui dilokasi proyek, Minggu (26/9/2021).

Dengan demikian kata Ahmad, dirinya bersama beberapa warga setempat memastikan dan berjanji akan mendatangi pihak Dinas PUPR.

“Kami pastikan bersama warga lain akan datang dan melapor ke Dinas PUPR, kami bawa banyak bukti, baik bukti berupa gambar maupun video. Karena yang jelas, saya ikut pelaksanaan proyek itu sejak awal hingga sekarang,” tegasnya.

BACA JUGA :  Kartunya Dibilang Terblokir, Penerima Sembako Di Desa Tlagah Kecamatan Pegantenan Kecewa

Berdasarkan pantauan Wartawan Media ini dilokasi pada (25/9) kemarin, nampak terlihat ada sekitar kurang lebih 100 meter tidak diberikan lapis pondasi agregat dan hamparan aspal cairnya tidak merata.

Tak hanya itu, pada proyek tersebut bagian permukaannya tidak dibersihkan atau disapu terlebih dahulu dan pada pemadatan lapisan pondasi agregatnya diduga kurang padat serta ketebalan penghamparan campuran beraspal panasnya diduga tidak sampai 5 cm.

BACA JUGA :  Sempat Dilaporkan Dugaan Korupsi, LIPK Sumenep Kembali Soroti Kapal Tongkang Baru di Gresik Putih

Berdasarkan papan informasi yang terpampang di lokasi, Proyek dengan nomor kontrak 22/2.3952453/432/303/APBD/2021 dikerjakan oleh CV. Firman Jaya dengan nilai kontrak sebesar Rp 400.003.000.00,- dengan masa pelaksanaan 90 hari kalender (27 Agustus – 24 November 2021).

 

  • Bagikan