Batu Proyek Berceceran di Jalan Sampang Ancam Keselamatan Pengendara

  • Bagikan
Batu berceceran di Jalan Raya saat di bersikkan.(MaduraPost/Saman Syah)

SAMPANG, MaduraPost – Batu material yang berjatuhan disimpang tiga Jl. Raya Suhadak hingga ke Jl. Panglima Sudirman, Kecamatan Kota, Kabupaten Sampang, Madura Jawa Timur, nyaris mengancam kesalamatan pengendara yang melintas, Jum’at (15/10/21) pagi.

Informasi yang dihimpun awak media, batu cor yang berjatuhan tersebut dimuat truk diketahui milik Perusahaan Bromo Jaya Mix dan Amin Jaya, beralamat di Jl. Raya Omben, Sampang.

Pantauan dilokasi, untuk menghindari terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan terhadap pengendara yang melintas, anggota Satlantas Polres Sampang dibantu anggota TNI Angkatan Laut membersihkan batu yang berceceran di jalan.

BACA JUGA :  Seorang Pemuda Tewas Tenggelam di Waduk Klampis Kedungdung

Menanggapi hal itu, Kasat Lantas Polres Sampang, AKP Alimmudin Nasution melalui Kanit Turjawali Bripka Moekim mengatakan, pihaknya langsung melakukan pembersihan batu yang berjatuhan di jalan.

“Kami dibantu anggota TNI AL saat membersihkan batu yang bercecer dijalan. Kebetulan anggota TNI tersebut saat melintas,” ujar Moekim saat dilokasi, Jum’at (15/10).

Moekim menambahkan, saat itu juga pihaknya langsung melakukan penelusuran sesuai dengan batu material yang berjatuhan hingga ke tempat truk memuat batu.

BACA JUGA :  Perkuat Silaturahmi, HPCI Jawa Timur Gelar Kopdargab di Pantai Camplong Sampang

“Setelah ditelusuri, truk bermuatan batu material berceceran itu dari Bromo Jaya Mix dan Amin Jaya, beralamat di Jl. Raya Omben. Sudah kami beri teguran langsung ke pihak perusahaan,” terang Moekim saat dikonfirmasi melalui via telepon selulernya.

Dalam pengakuan pihak perusahaan, kata Moekim, supir yang memuat batu material tersebut baru bekerja di perusahaan itu dan akan diberikan sangsi teguran.

BACA JUGA :  Camat Dungkek Diduga Intervensi Perangkat Desa Lapa Laok Mundur Dari Jabatannya

“Namun, nanti kita akan berikan tindakan tilang, jika supir truk tersebut tidak memiliki SIM. Kami juga menghimbau kepada pengendara, khususnya supir truk untuk mengecek muatannya, agar tidak membahayakan pengendara yang lain,” pungkasnya.

  • Bagikan