Posisi ketiga diraih Sutomo-Naju dengan hadiah kipas angin. Sedangkan pasangan Tatip-Eel harus puas berada di peringkat keempat dan membawa pulang hadiah berupa sarung.
Pelaksanaan turnamen tersebut turut mendapat dukungan dari sejumlah sponsor, yakni Safaqita Digital Solution, BPRS Bhakti Sumekar, serta Kanca Kona Candi Dungkek.
Abd Latif berharap Domino Championship dapat terus digelar dan dikembangkan pada masa mendatang. Selain menjadi kompetisi, kegiatan tersebut diharapkan tetap menjadi sarana hiburan sekaligus mempererat hubungan antarwarga.
“Harapan kami, ke depan kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan dan semakin baik. Yang paling penting, kebersamaan masyarakat tetap terjaga,” katanya.
Dengan berakhirnya babak final, Sunaam-Bahri resmi menyandang gelar juara pertama Domino Championship Pemuda Candi. Kompetisi tersebut sekaligus menutup rangkaian pertandingan yang sejak awal mendapat perhatian dan antusiasme masyarakat Desa Candi dan sekitarnya.***