SUMENEP, MaduraPost - Suasana duka menyelimuti Pondok Pesantren Annuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep, Kamis malam (13/8/2026). Salah satu tokoh pengasuh di lingkungan pesantren, K.H. Abdul Basith Abdullah Sajjad (AS), meninggal dunia.
Almarhum yang selama ini mengasuh Ponpes Annuqayah Daerah Latee 1 berpulang setelah Maghrib. Ia meninggal di rumahnya yang berada di kawasan pesantren tersebut.
Kabar wafatnya K.H. Abdul Basith AS dikonfirmasi oleh K.H. Abd A’la, pengasuh Ponpes Annuqayah Latee.
“Iya, benar. Barusan setelah Maghrib. Jadi, pasnya mungkin pukul 18.00 WIB,” ucapnya, Kamis (13/8/2026) malam.
Pihak keluarga kemudian mempersiapkan prosesi penghormatan terakhir bagi almarhum. Waktu pemakaman sempat direncanakan sekitar pukul 23.30 WIB, tetapi masih terbuka kemungkinan mengalami perubahan.
"Mungkin bisa mundur ke pukul 00.00 WIB. Awalnya menunggu Wajid (putra alm. yang kini berada di Kalimantan, red.), ternyata Wajid rela tidak ditunggu. Salat jenazah sebelum penguburuan, pukul 23.00 WIB mungkin,” jelasnya.
Lokasi pemakaman juga masih dalam pembahasan keluarga. Salah satu tempat yang dipertimbangkan ialah Asta Selatan di lingkungan Ponpes Annuqayah, tempat ayah almarhum, K.H. Abdullah Sajjad, dimakamkan.
Sebelumnya, muncul keinginan agar K.H. Abdul Basith AS disemayamkan berdekatan dengan K.H. Ahmad Basyir AS. Namun, keinginan terakhir almarhum disebut mengarah pada makam sang ayah.
“Awalnya mau berkumpul dengan alm. K.H. Ahmad Basyir AS. Akhir-akhir beliau ingin dikebumikan dengan ayahandanya. Tapi, ini belum pasti,” imbuhnya.
Di tengah perjalanan hidupnya, K.H. Abdul Basith AS diketahui menghadapi persoalan kesehatan berupa diabetes yang telah dideritanya cukup lama. Meski demikian, keterbatasan kondisi fisik tidak membuat aktivitas intelektualnya berhenti.
Kiai A’la menuturkan, almarhum tetap berkarya melalui tulisan hingga masa hidupnya.
“Namun, meski kondisi beliau seperti itu, selama hidupnya beliau masih produktif menulis,” ujarnya.
K.H. Abdul Basith AS merupakan salah satu putra sulung K.H. Abdullah Sajad. Kepergiannya menambah catatan duka bagi keluarga besar dan lingkungan Ponpes Annuqayah.***