Di tengah perjalanan hidupnya, K.H. Abdul Basith AS diketahui menghadapi persoalan kesehatan berupa diabetes yang telah dideritanya cukup lama. Meski demikian, keterbatasan kondisi fisik tidak membuat aktivitas intelektualnya berhenti.

Kiai A’la menuturkan, almarhum tetap berkarya melalui tulisan hingga masa hidupnya.

“Namun, meski kondisi beliau seperti itu, selama hidupnya beliau masih produktif menulis,” ujarnya.

K.H. Abdul Basith AS merupakan salah satu putra sulung K.H. Abdullah Sajad. Kepergiannya menambah catatan duka bagi keluarga besar dan lingkungan Ponpes Annuqayah.***