"Saya berharap pimpinan BSN KCP Pamekasan berani memberikan penjelasan secara terbuka. Jangan sampai publik menilai ada keengganan untuk menjawab persoalan yang sedang dipertanyakan," katanya.

Sebelumnya, Pimpinan KC BSN Surabaya, Munawar Solihin, sempat menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan pengecekan internal terkait keluhan mengenai lambannya komunikasi yang disampaikan developer.

"Kalau ada pemberitaan seperti ini tentu saya harus melakukan check and recheck kepada yang bersangkutan maupun tim saya terlebih dahulu," ujar Munawar, Jumat (12/6/2026).

Selain itu, Munawar juga menyebut penggunaan hasil appraisal dari KJPP Pung's dilakukan berdasarkan pertimbangan objektif karena proses tersebut telah berjalan sebelumnya bersama BTN yang masih berada dalam grup usaha yang sama.

Namun hingga berita ini ditayangkan, tindak lanjut atas pernyataan tersebut belum terlihat. Upaya konfirmasi lanjutan yang dilakukan media kepada Munawar Solihin juga tidak memperoleh respons.

Menurut Wirya, tidak adanya tanggapan dari pimpinan BSN, baik di tingkat cabang maupun kantor cabang Surabaya, justru semakin memperkuat kesan bahwa persoalan yang dihadapi developer tidak ditangani secara terbuka.

"Kami hanya meminta penjelasan yang jelas dan profesional. Kalau komunikasi terus dihindari, tentu masyarakat akan menilai sendiri bagaimana komitmen pelayanan yang diberikan kepada calon mitra maupun nasabah," tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Pimpinan KCP BSN Pamekasan, Krisno Pradiatmoko, maupun Pimpinan KC BSN Surabaya, Munawar Solihin, belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang kembali diajukan oleh wartawan.***