Menurutnya, pendidikan seharusnya tidak hanya mengejar capaian akademik, tetapi juga membentuk pribadi siswa yang berintegritas.
“Secara filosofi, suasana belajar yang menyenangkan, kami melihat akan melahirkan generasi yang cerdas dalam berpikir sekaligus kuat secara karakter,” ungkap Martina.
Ia mengungkapkan, sejumlah fasilitas pendukung telah dipersiapkan untuk meningkatkan kenyamanan siswa saat belajar. Seluruh ruang kelas kini dilengkapi pendingin ruangan (AC) agar aktivitas belajar tetap optimal meski cuaca panas.
Selain itu, madrasah juga menyediakan beragam alat peraga edukatif serta mendorong para guru untuk terus mengembangkan metode pembelajaran yang kreatif dan inovatif.
Transformasi pembelajaran berbasis teknologi juga menjadi bagian dari program tersebut. Setiap ruang kelas telah dilengkapi smart TV beserta perangkat penunjang lainnya untuk mendukung proses belajar digital yang lebih interaktif.
Martina berharap Program Kelas CERIA mampu menjadi contoh positif bagi lembaga pendidikan lain sekaligus mendapat dukungan penuh dari masyarakat, terutama para orang tua siswa.
“Kami berharap masyarakat sekitar dapat memberikan dukungan penuh terhadap program ini, sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang kondusif. Kepada para guru, kami juga berharap terus berinovasi dan menjaga semangat dalam mendidik, karena mereka adalah ujung tombak keberhasilan program ini,” tandasnya.***