SUMENEP, MaduraPost - Komitmen menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter peserta didik, terus diperkuat di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Salah satunya melalui peluncuran Program Kelas CERIA (Cerdas, Empati, Religius, Inovatif, Amanah) di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Ishlah Kebundadap Timur, Kecamatan Saronggi, yang diresmikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid, Jumat (26/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Wasid menegaskan bahwa keberhasilan dunia pendidikan tidak cukup hanya mengandalkan kurikulum. Menurutnya, suasana belajar yang nyaman dan lingkungan sekolah yang mendukung memiliki peran besar dalam membentuk kualitas peserta didik.

Ia memberikan apresiasi kepada MI Al-Ishlah Kebundadap Timur atas berbagai sarana yang telah disiapkan guna menunjang proses belajar mengajar.

“Dengan ketersediaan fasilitas yang baik dan dukungan tenaga pendidik yang profesional, kami optimistis program ini mampu mencetak generasi berkarakter sesuai dengan nilai-nilai yang telah ditetapkan,” kata Abdul Wasid, Jumat (26/6).

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa kelengkapan fasilitas harus diimbangi dengan mutu pembelajaran yang terus ditingkatkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh siswa.

“Fasilitas yang bagus harus dibarengi dengan proses belajar yang berkualitas agar tujuan pendidikan benar-benar tercapai,” tegasnya.

Melalui Program Kelas CERIA, MI Al-Ishlah Kebundadap Timur menunjukkan keseriusannya menjadi lembaga pendidikan yang mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter sebagai fondasi utama pembelajaran.

Sementara itu, Kepala MI Al-Ishlah Kebundadap Timur, Martina Sixiana Atmaja, menjelaskan bahwa konsep Kelas CERIA disusun untuk menghadirkan lingkungan belajar yang lebih nyaman, positif, sekaligus mendorong tumbuhnya karakter peserta didik.