SUMENEP, MsduraPost - Menjelang perayaan Hari Raya Iduladha 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat membeli hewan kurban.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan ternak yang dipilih dalam kondisi sehat sekaligus memenuhi ketentuan syariat.
Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, menegaskan bahwa calon pembeli perlu melakukan pengecekan secara teliti sebelum memutuskan membeli hewan kurban. Selain sehat, hewan yang dipilih juga harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan dalam ibadah kurban.
Pejabat yang akrab disapa Inung itu menjelaskan, sejumlah indikator dapat dijadikan acuan dalam memilih ternak yang layak. Di antaranya telah mencapai usia yang dipersyaratkan, tidak mengalami cacat fisik, terlihat aktif, serta menunjukkan kondisi kesehatan yang baik.
“Masyarakat harus memilih ternak yang sehat agar aman dikonsumsi dan sah untuk ibadah kurban,” ujarnya, Rabu (20/5).
Sebagai upaya menjamin kualitas hewan kurban yang beredar di pasaran, DKPP Sumenep menurunkan tim khusus yang terdiri dari 12 tenaga medis hewan dan 27 paramedis veteriner. Mereka bertugas melakukan pemeriksaan kesehatan ternak di berbagai lokasi penjualan, termasuk kawasan kepulauan.
Tak hanya melakukan inspeksi lapangan, pemerintah daerah juga memberikan kemudahan bagi para pedagang dalam pengurusan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) untuk ternak yang telah lolos pemeriksaan kesehatan.
Inung menambahkan, pengawasan terhadap lapak penjualan hewan kurban akan terus dilakukan secara rutin guna memastikan tidak ada ternak yang sakit maupun tidak memenuhi standar kesehatan yang diperjualbelikan kepada masyarakat.
"Kami berharap masyarakat dapat lebih selektif saat membeli hewan kurban demi menjaga kesehatan dan keamanan pangan selama momentum Iduladha," tandasnya.***