SUMENEP, MaduraPost - Pendataan kerusakan dan penyaluran bantuan untuk warga terdampak gempa berkekuatan magnitudo 6,5 di Pulau Sapudi masih terkendala jarak antar rumah yang berjauhan.
Letak geografis pulau yang terpisah-pisah ini membuat proses asesmen dan distribusi logistik berjalan lebih lambat dari yang diharapkan.
Sumenep" class="inline-tag-link">Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo menyebutkan, bahwa medan geografis Pulau Sapudi menjadi tantangan terbesar tim yang melakukan penilaian kerusakan.
“Jarak rumah dengan rumah yang lain jauh, itu salah satu yang agak sedikit memperlambat berkaitan dengan pendataan. Tapi kami berusaha maksimal agar segera selesai," ujar Bupati Fauzi, Jumat (3/10).
Meskipun begitu, Bupati Fauzi optimistis seluruh proses asesmen bisa rampung pada minggu ini.