Data terbaru dari BPBD Sumenep menunjukkan, sebagian besar kerusakan rumah warga masuk kategori ringan dan sedang. Secara rinci, terdapat 130 rumah rusak ringan, 133 rumah rusak sedang, 101 rumah rusak berat, dan 10 rumah rusak sangat berat.
Fasilitas publik dan sarana pendidikan juga mengalami dampak gempa, meskipun mayoritas kerusakan masih tergolong ringan hingga sedang.
Di tempat ibadah, tercatat 10 bangunan rusak ringan, 9 rusak sedang, dan 3 rusak berat. Sementara fasilitas pendidikan meliputi 4 bangunan rusak ringan, 2 rusak sedang, dan 1 rusak berat.
Meski proses pendataan menghadapi tantangan, Pemkab memastikan distribusi logistik tetap berjalan.
Saat ini, tujuh tim gabungan yang terdiri dari BPBD dan sejumlah instansi terkait telah dikerahkan untuk menyalurkan bantuan ke titik terdampak di Kecamatan Gayam dan Nonggunong.