1. Perbaikan manajemen keuangan di Bank Papua Cabang Surabaya.
2. Penyesuaian pinjaman usaha sesuai dengan UU Perbankan dan Peraturan OJK.
3. Penghentian tindakan represif yang mencederai kepercayaan publik terhadap lembaga perbankan.
4. Transparansi dalam pengelolaan bunga pinjaman yang dinilai menyimpang dari standar.
5. Penyelesaian kasus ini secara baik-baik, atau mereka akan melaporkannya ke pihak berwenang dan melakukan aksi massa di kantor Bank Papua.
“Kami tidak akan tinggal diam. Jika tidak ada itikad baik dari pihak Bank Papua, kami bersama buruh dan masyarakat akan mengepung kantor cabang mereka di Surabaya,” tutup Syafi’i dengan nada tegas.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Bank Papua Cabang Surabaya belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan tersebut.