“Dalam momen ini, masyarakat tidak hanya merasakan kebahagiaan personal, tetapi juga kebahagiaan kolektif yang memperkuat identitas sebagai komunitas Muslim Madura,” jelasnya.

Makna Psikologis dan Simbol Kebersamaan

Selain berdimensi sosial, tradisi ini juga memiliki nilai psikologis. Tellesen katopak menjadi ruang ekspresi emosional setelah menjalani ibadah Ramadan dan puasa Syawal.

Rasa syukur, kebahagiaan, dan kelegaan diekspresikan secara bersama, sehingga membantu menjaga keseimbangan psikologis individu.

Di sisi lain, tradisi ini juga memperkuat motivasi religius melalui apa yang dikenal sebagai social reinforcement, yakni dorongan untuk mempertahankan perilaku baik karena adanya pengakuan sosial.