Seiring berjalannya waktu, Abang Samhaji terus berinovasi untuk memenuhi selera pelanggan. Ia mencoba berbagai variasi, seperti menambahkan susu kental manis, gula merah, dan santan yang lebih kental untuk memberikan cita rasa yang lebih kaya.
"Setiap kali ada ide baru, saya langsung coba praktikkan. Saya ingin pelanggan selalu merasa puas dan mendapatkan pengalaman berbeda setiap kali menikmati bubur kacang ijo saya," ujarnya.
Usahanya untuk terus berinovasi ini tidak sia-sia. Pelanggan pun semakin banyak berdatangan, dan kedainya mulai dikenal luas, tidak hanya di Pamekasan tetapi juga di daerah sekitarnya.
Namun, perjalanan bisnis tidak selalu mulus. Abang Samhaji sering kali menghadapi tantangan, terutama dalam hal kualitas bahan baku.
Mendapatkan kacang ijo berkualitas baik tidak selalu mudah. Terkadang, stok kacang ijo dari luar Madura habis, dan ia harus menggunakan kacang lokal yang teksturnya kurang memuaskan.