Menurut Jalani, "Memilih pemimpin yang berasal dari Pantura bukan hanya tentang representasi, tetapi juga tentang keadilan, pemerataan, dan pengakuan terhadap potensi setiap wilayah di Pamekasan.

Dengan pandangan ini, kata dia, momen politik Pilkada diharapkan tidak hanya untuk melahirkan pemimpin yang berkualitas tetapi juga memastikan keberlanjutan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan untuk seluruh masyarakat Pamekasan, khususnya di Pantura.***