Mereka telah saling mengenal selama satu tahun, berbagi suka dan duka di tambak-tambak kepiting Surabaya, sebelum iri hati dan cemburu profesional memisahkan mereka.

AKBP Hendro Sukmono, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, memaparkan bahwa pelaku sudah berencana membunuh korban dengan membawa celurit dari rumahnya.

"Keputusan ini tidak dilakukan secara spontan, melainkan hasil dari perencanaan matang yang didorong oleh rasa dendam," kata AKBP Hendro.

Korban ditemukan sekitar pukul 01.30 WIB oleh rekan kerjanya, juga seorang pencari kepiting, dalam keadaan yang menyedihkan; meninggal dunia dengan luka yang menganga.