Akibatnya, ratusan jeep terpaksa mengantre sejak dini hari dan banyak wisatawan gagal menyaksikan momen matahari terbit (sunrise).

“Kami berangkat dari jam 1 dini hari, tapi baru bisa masuk pukul 5 pagi. Banyak wisatawan kecewa karena terlambat sampai ke lokasi sunrise,” keluh Andi.

Tak hanya soal antrean, para sopir juga menyuarakan kekecewaan terkait kenaikan tarif tiket masuk kawasan Bromo yang dinilai tidak dibarengi dengan peningkatan fasilitas.

Menurut mereka, fasilitas dasar seperti toilet dan area tunggu masih sangat minim.