Dia menambahkan, persoalan sampah itu merupakan masalah yang sudah akut, sehingga harus segera diselesaikan. Apalagi masalah kebersihan juga menjadi atensi Presiden Prabowo Subianto.
"Target kami sebenarnya persoalan sampah ini selesai di tahun pertama kepemimpinan kami, karena ini merupakan masalah yang akut. Untuk itu, masalah ini menjadi sangat prioritas untuk segera diselesaikan," tambahnya.
Selain itu, Bupati Lukman juga mengatakan, lokasi tempat pengelolaan sampah itu tidak strategis, karena terlalu dekat dengan fasilitas umum dan pemukiman warga. Untuk itu, pihaknya akan mendiskusikan solusi terbaik dengan pihak terkait.
"Kita diskusikan dulu, kalau memang ada lokasi yang lebih representatif kita akan pindah. Untuk sementara kita akan cari solusi untuk bangaimana minimal mengurangi bau ini," ucapnya.