“Intinya kita di sana satu kata dan satu suara. Tidak ada kamu dan saya, yang ada hanya kita. Kita adalah putra Campur yang ingin menyongsong Campur lebih baik,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga menghadirkan Gus Yusferi, cucu almarhum Yusmi, untuk memberikan penguatan spiritual melalui lantunan sholawat dan dzikir bersama.

“Alhamdulillah, Gus Yusferi hadir membersamai jamaah, memimpin sholawat bersama. Ini menjadi penguat batin bagi kita semua,” ungkapnya.

Menurut Eko, dzikir dan sholawat tersebut menjadi sarana membersihkan hati dan melapangkan jiwa dalam menghadapi berbagai cobaan kehidupan.