“Seluruh ekosistem yang terlibat dalam Program MBG menjadi kunci utama meningkatnya perputaran ekonomi masyarakat. Mulai dari petani, pelaku UMKM, hingga tenaga dapur, semuanya ikut merasakan dampak positifnya,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa hingga saat ini telah berdiri 17.555 MBG" class="inline-tag-link">dapur MBG di seluruh Indonesia. Dapur-dapur tersebut melayani sekitar 50,39 juta pelajar dari berbagai jenjang pendidikan.
“Sampai hari ini, sudah ada 17.555 SPPG yang melayani 50.390.880 pelajar di 38 provinsi. Jumlah tenaga kerja yang terlibat langsung di SPPG mencapai 741.985 orang,” ungkap Dadan saat Sidang Kabinet di Istana Negara.
Program Makan Bergizi Gratis ini diharapkan terus berlanjut dan diperluas agar manfaatnya semakin dirasakan, baik dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia maupun penguatan ekonomi masyarakat di daerah.***